Breaking News
Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Targetkan Lonjakan Literasi-Numerasi Siswa
Pendidikan

Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Targetkan Lonjakan Literasi-Numerasi Siswa

14 Apr 2026
35 VIEWS

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi memperkuat komitmennya dalam membenahi kualitas pendidikan nasional melalui penguatan literasi dan numerasi. Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis lintas sektor yang bertujuan untuk meningkatkan skor capaian literasi dan numerasi siswa Indonesia yang menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir.

 

Sinergi ini melibatkan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, hingga mitra sektor swasta guna memastikan strategi penguatan ini menjangkau hingga ke satuan pendidikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Advertisement

Open Space Available

Pasang Iklan Anda Disini

 

Kemendikdasmen menekankan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, dan numerasi bukan hanya soal berhitung. Keduanya merupakan kemampuan bernalar kritis yang menjadi fondasi utama bagi siswa untuk memahami mata pelajaran lain dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

 

"Peningkatan literasi dan numerasi tidak bisa dilakukan sendirian oleh pemerintah. Kita butuh gerakan semesta untuk menciptakan ekosistem belajar yang mendukung anak-anak kita agar lebih kompetitif di tingkat global," tulis keterangan resmi kementerian, Jumat (10/4/2026).

 

Poin Utama dan Strategi Kolaborasi Kemendikdasmen:

● Penyediaan Bahan Bacaan Berkualitas: Menyalurkan jutaan buku bacaan yang menarik dan sesuai jenjang usia ke perpustakaan sekolah dan pojok baca masyarakat.

● Peningkatan Kapasitas Guru: Melakukan pelatihan intensif bagi tenaga pendidik untuk menerapkan metode pembelajaran yang inovatif, sehingga matematika dan literasi tidak lagi dianggap sebagai materi yang menakutkan bagi siswa.

Pemanfaatan Platform Digital: Mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk menyediakan alat bantu ajar dan asesmen mandiri bagi guru dalam memantau perkembangan kompetensi siswa secara real-time.

● Pendampingan Komunitas: Menggandeng pegiat literasi dan relawan pendidikan untuk menghidupkan budaya baca di lingkungan keluarga dan komunitas lokal.

 

Hasil dari kolaborasi ini nantinya akan dipantau melalui instrumen Asesmen Nasional (AN). Data dari AN akan digunakan oleh setiap satuan pendidikan dan pemerintah daerah sebagai rapor pendidikan untuk melakukan refleksi dan menyusun perencanaan program yang berbasis data (data-driven policy).

 

Melalui kerja sama yang erat ini, pemerintah optimis bahwa transformasi pendidikan di Indonesia akan menunjukkan tren positif, terutama dalam menyiapkan generasi emas 2045 yang memiliki kemampuan berpikir logis, sistematis, dan solutif.

Support Our Page

Open Space Available

Promosikan produk atau instansi Anda di banner strategis ini

Pasang Iklan Sekarang